<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Afriz4's Weblog</title>
	<atom:link href="http://afriz4.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://afriz4.wordpress.com</link>
	<description>hidup adalah perjuangan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Nov 2008 04:11:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='afriz4.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Afriz4's Weblog</title>
		<link>http://afriz4.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://afriz4.wordpress.com/osd.xml" title="Afriz4&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://afriz4.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>afriza</title>
		<link>http://afriz4.wordpress.com/2008/11/27/afriza/</link>
		<comments>http://afriz4.wordpress.com/2008/11/27/afriza/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2008 04:11:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afriz4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afriz4.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[afriza was created from the ribs of man not from his head to be above him not from his feet to be walk upon him BUT from his side to equal near to his arm to be protected and close to his heart to be loved..<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afriz4.wordpress.com&amp;blog=3647357&amp;post=19&amp;subd=afriz4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>afriza was created from the ribs of man not from his head to be above him not from his feet to be walk upon him BUT from his side to equal near to his arm to be protected and close to his heart to be loved..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afriz4.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afriz4.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afriz4.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afriz4.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afriz4.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afriz4.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afriz4.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afriz4.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afriz4.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afriz4.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afriz4.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afriz4.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afriz4.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afriz4.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afriz4.wordpress.com&amp;blog=3647357&amp;post=19&amp;subd=afriz4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afriz4.wordpress.com/2008/11/27/afriza/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2509cfffd9eb119150c340ca7b86c5ef?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Miu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>REALITA UMAT ISLAM SEKARANG</title>
		<link>http://afriz4.wordpress.com/2008/07/03/realita-umat-islam-sekarang/</link>
		<comments>http://afriz4.wordpress.com/2008/07/03/realita-umat-islam-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2008 07:18:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afriz4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afriz4.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[26 Juni 2008 &#8211; 08:39 Oleh : dakwatuna Tidak dapat dipungkiri bahwa era sekarang adalah Era Amerika Serikat (al-Ashr al-Amriki). Seluruh dunia memiliki ketergantungan yang sangat besar terhadap AS, Israel dan sekutunya. AS dan Eropa yang beragama Nashrani dan Israel yang Yahudi sangat kuat mencengkeram dunia Islam. Bahkan sebagiannya dibawah kendali langsung mereka seperti Arab [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afriz4.wordpress.com&amp;blog=3647357&amp;post=11&amp;subd=afriz4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="quranlatin">26 Juni 2008 &#8211; 08:39</span></p>
<p><em>Oleh : dakwatuna</em></p>
<p align="justify">Tidak dapat dipungkiri bahwa era sekarang adalah Era Amerika Serikat (al-Ashr al-Amriki). Seluruh dunia memiliki ketergantungan yang sangat besar terhadap AS, Israel dan sekutunya. AS dan Eropa yang beragama Nashrani dan Israel yang Yahudi sangat kuat mencengkeram dunia Islam. Bahkan sebagiannya dibawah kendali langsung mereka seperti Arab Saudi, Kuwait, Mesir, Irak dan lain-lain. Realitas yang buruk ini telah diprediksikan oleh Rasulullah saw. dalam haditsnya: <em>Dari Said Al-Khudri, dari Nabi saw bersabda:&#8221; Kamu pasti akan mengikuti sunah perjalanan orang sebelummu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta hingga walaupun mereka masuk lubang biawak kamu akan mengikutinya&#8221;. Sahabat bertanya, &#8220;Wahai Rasulullah saw apakah mereka Yahudi dan Nashrani&#8221;. Rasul saw menjawab, &#8220;Siapa lagi!&#8221; (H.R. Bukhari dan Muslim)</em></p>
<p align="justify">Beginilah nasib dunia Islam di akhir jaman yang diprediksikan Rasulullah saw. Mereka akan mengikuti apa saja yang datang dari Yahudi dan Nashrani, kecuali sedikit diantara mereka yang sadar. Dan prediksi tersebut sekarang benar-benar sedang menimpa sebagian besar umat Islam dan dunia Islam.</p>
<p align="justify">Dari segi kehidupan sosial, sebagian besar umat Islam hampir sama dengan mereka. Hiburan yang disukai, mode pakaian yang dipakai, makanan yang dinikmati, film-film yang ditonton, bebasnya hubungan lawan jenis dan lain-lain. Pola hidup sosial Yahudi dan Nashrani melanda kehidupan umat Islam dengan dipandu media massa khususnya televisi.</p>
<p align="justify">Dalam kehidupan ekonomi, sistem bunga atau riba mendominasi persendian ekonomi dunia dimana dunia Islam secara terpaksa atau sukarela harus mengikutinya. Riba&#8217; yang sangat zhalim dan merusak telah begitu kuat mewarnai ekonomi dunia, termasuk dunia Islam. Lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti IMF, Bank Dunia, WTO dll mendikte semua laju perekonomian di dunia Islam. Akibatnya krisis ekonomi dan keuangan disebabkan hutang dan korupsi menimpa sebagian besar dunia Islam.</p>
<p align="justify">Begitu juga pengekoran umat Islam terhadap Yahudi dan Nashrani terjadi dalam kehidupan politik. Politik dibangun atas dasar nilai-nilai sekuler, mencampakkan agama dan moral dalam dunia politik, bahkan siapa yang membawa agama dalam politik dianggap mempolitisasi agama. Begitu buruknya kehidupan politik umat Islam, sampai departemen yang mestinya mencerminkan nilai-nilai Islam, yaitu departemen agama, menjadi departemen yang paling buruk dan sarang korupsi.<br />
WAHN</p>
<p align="justify">Buruknya realitas sosial politik umat Islam di akhir zaman disebutkan dalam sebuah hadits Rasulullah saw., beliau bersabda: <em>Dari Tsauban berkata, Rasulullah saw. bersabda, &#8220;Hampir saja bangsa-bangsa mengepung kamu, seperti kelompok orang lapar siap melahap makanan&#8221;. Berkata seorang sahabat, &#8220;Apakah karena jumlah kami sedikit pada waktu itu?&#8221; Rasul saw. menjawab, &#8220;Jumlah kalian pada saat itu banyak, tetapi kualitas kalian seperti buih ditengah lautan. Allah mencabut rasa takut dari musuh terhadap kalian, dan memasukkan kedalam hati kalian penyakit Wahn&#8221;. Berkata seorang sahabat, &#8220;Wahai Rasulullah saw., apa itu Wahn?&#8221; Rasul saw. berkata, &#8220;Cinta dunia dan takut mati.&#8221; (H.R. Ahmad dan Abu Daud)</em></p>
<p align="justify">Inilah sebab utama dari realitas umat Islam, yaitu wahn. Penyakit cinta dunia dan takut mati sudah menghinggapi mayoritas umat Islam, sehingga mereka tidak ditakuti lagi oleh musuh, bahkan menjadi bulan-bulanan orang kafir. Banyak umat Islam yang berkhianat dan menjadi kaki-tangan musuh Islam, hanya karena iming-iming dunia. Bangsa Amerika, Israel dan sekutunya menjadi kuat di negeri muslim, karena di setiap negeri muslim banyak agen dan boneka AS dan Israel. Bahkan yang lebih parah dari itu, bahwa agen AS dan Israel itu adalah para penguasa negeri muslim sendiri atau kelompok yang dekat dengan penguasa.</p>
<p align="justify">Dunia dengan segala isinya seperti harta, tahta dan wanita sudah sedemikian kuatnya memperbudak sebagian umat Islam sehingga mereka menjadi budak para penjajah, baik AS Nashrani dan Israel Yahudi. Dan pada saat mereka begitu kuatnya mencintai dunia dan diperbudak oleh dunia, maka pada saat yang sama mereka takut mati. Takut mati karena takut berpisah dengan dunia dan takut mati karena banyak dosa. Demikianlah para penguasa dunia Islam diam, pada saat AS membantai rakyat muslim Irak, dan Israel membantai rakyat muslim Palestina.</p>
<p align="justify">MENGIKUTI YAHUDI DAN NASHRANI<br />
Kecenderungan yang kuat terhadap dunia atau wahn, menyebabkan umat Islam mengekor dan tunduk patuh kepada dunia barat yang notabenenya dikuasi Yahudi dan Nashrani. Dan ketika umat Islam mengikuti Yahudi dan Nashrani, maka banyak sekali kemiripan dengan meraka. Beberapa kemiripian dan sikap mengekor yang dilakukan umat Islam terhadap Yahudi dan Nashrani, di antaranya:</p>
<p align="justify"><strong>I. PENYIKAPAN TERHADAP AGAMA (SEKULER)</strong><br />
Kaum Yahudi dan Nashrani bersikap sekuler dalam kehidupan. Mereka mencampakkan agama dari kehidupan sosial politik. Dalam memandang sesuatu, Kaum Yahudi dan Nashrani tidak berdasarkan agama mereka. Ruang lingkup agama dipersempit hanya di tempat-tempat ibadah saja. Sedangkan kehidupan sosial politik jauh dari nilai-nilai agama. Karena mereka meyakini bahwa agama sudah tidak berfungsi lagi untuk memberikan solusi kehidupan.</p>
<p align="justify">Gerakan sekuler tumbuh dan berkembang di dunia barat, dan berkembang ke seluruh penjuru dunia seiring dengan datangnya para penjajah barat ke dunia Islam. Maka berkembanglah sekulerisme di dunia Islam. Kehidupan sosial politik di negara-negara Islam jauh dari nilai-nilai ke-Islaman dan sekulerisme begitu sangat kuatnya di dunia Islam.</p>
<p align="justify">Sedangkan di Indonesia, sekulerisme sangat mudah dibaca dan sangat transparan. Jika kita melihat partai-partai politik, maka mayoritasnya partai sekuler, sampai partai yang basis masanya ormas Islam sekalipun, masih sangat kental dengan nilai-nilai sekulernya. Sekulerisme begitu sangat dalam masuk dalam sendi-sendi kehidupan sosial politik di Indonesia. Simbol-simbol pemerintahan, pakaian masyarakat, bahasa yang digunakan dll sarat dari nilai-nilai sekulerisme. Sementara dakwah Islam, masih sangat sedikit yang mengajak pada kesempurnaan Islam dan penerapannya dalam kehidupan masyarakat. Dakwah yang dominan di Indonesia adalah dakwah tasawuf yang mengajak pada dzikir yang sektoral, pembinaan dan manajemen hati yang sektoral dan sejenisnya.</p>
<p align="justify"><strong>II. PENYIKAPAN TERHADAP AL-QUR&#8217;AN </strong><br />
Pensikapan sebagian umat Islam terhadap kitab suci Al-Qur&#8217;an sebagaimana Yahudi dan Nashrani mensikapi Taurat dan Injil. Kemiripan sikap ini pula menimbulkan fenomena dan dampak yang agak sama yang menimpa antara umat Islam dengan mereka. Beberapa kemiripan tersebut seperti disebutkan dalam informasi Al-Qur&#8217;an dan Hadits sbb:</p>
<p align="justify">1. Umiyah (Buta Huruf tentang Al-Qur&#8217;an)<br />
Allah berfirman, <em>&#8220;Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al Kitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga.&#8221; (Al-Baqarah 78)</em></p>
<p align="justify">Sifat yang menimpa bangsa Yahudi terkait dengan kitab Tauratnya juga menimpa umat Islam terkait dengan Al-Qur&#8217;an, dimana mayoritas umat Islam buta huruf tentang Al-Qur&#8217;an, dalam arti tidak pandai membacanya apalagi memahaminya dengan baik.</p>
<p align="justify">2. Juz&#8217;iyah Al-Iman (Parsial dan Tidak Utuh dalam Mengimani Al-Qur&#8217;an)<br />
Allah berfirman,<em> &#8220;Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.&#8221; (Al-Baqarah 85)</em></p>
<p align="justify">Ayat yang menyebutkan sikap Bani Israil terhadap Taurat ini juga menimpa umat Islam dimana banyak diantara mereka yang beriman pada sebagian ayat Al-Qur&#8217;an dan ingkar pada sebagian ayat yang lain. Umat Islam banyak yang beriman pada ayat yang mengajarkan shalat, puasa dan haji, tetapi mereka juga mengingkari ayat atau ajaran lain seperti tidak mengimani pengharaman riba&#8217;, tidak beriman pada ayat-ayat yang terkait hukum pidana (qishash dan hudud) dan hukum-hukum lain yang terkait dengan masalah politik dan pemerintahan.</p>
<p align="justify">3. Ittiba Manhaj Al-Basyari (Mengikuti Hukum Produk Manusia)<br />
<em>&#8220;Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?&#8221;<br />
(QS Al-Maa-idah 49-50)</em></p>
<p align="justify">Inilah musibah terbesar yang menimpa umat Islam di hampir seluruh dunia Islam pada akhir zaman, mereka mengikuti hukum sekuler buatan manusia. Bahkan di negara yang mayoritas penduduknya umat Islam, mereka tidak berdaya bahkan menolak terhadap pemberlakuan hukum Islam. Kondisi ini akan tetap berlangsung sehingga mereka merubah dirinya sendiri, berda&#8217;wah dan membebaskan dari semua pengaruh asing yang menimpa umat Islam.</p>
<p align="justify">4. Tidak Memahami Kedudukan Al-Qur&#8217;an<br />
<em>&#8220;Sesungguhnya Al Qur&#8217;an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu&#8217;min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.&#8221; (Al-Israa&#8217;:9)</em></p>
<p align="justify">Umat Islam tidak mengetahui dan tidak mendudukkan Al-Qur&#8217;an sesuai fungsinya. Al-Qur&#8217;an yang berfungsi sebagai hidayah untuk manusia yang hidup tetapi banyak diselewengkan, Sebagian umat Islam hanya menggunakan Al-Qur&#8217;an terbatas sebagai bacaan untuk orang meninggal dan dibaca saat ada orang yang meninggal. Al-Qur&#8217;an yang berfungsi sebagai pedoman hidup hanya ramai di musabaqahkan. Sebagaian yang lain hanya menjadikan Al-Qur&#8217;an sebagai kaligrafi yang menjadi hiasan dinding di masjid-masjid atau di tempat lainnya. Sebagian yang lain menjadikan Al-Qur&#8217;an sebagai jimat, yang lain hanya menjadi pajangan pelengkap perpustakaan yang jarang dibaca atau bahkan tidak pernah dibaca.</p>
<p align="justify">5. Hajr Al-Qur&#8217;an (Meninggalkan Al-Qur&#8217;an)<br />
Berkatalah Rasul: &#8220;Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur&#8217;an ini suatu yang tidak diacuhkan&#8221;.<br />
Meninggalkan Al-Qur&#8217;an adalah salah satu masalah besar yang menimpa umat Islam. Umat Islam banyak yang meninggalkan Al-Qur&#8217;an, dalam arti tidak memahami, tidak membaca, tidak mentadaburi, tidak membaca, tidak mengamalkan dan tidak menjadikan pedoman hidup dalam kehidupan mereka. Umat Islam lebih asyik dengan televisi, koran, majalah, lagu-lagu, musik dan lainnya. Jauhnya umat Islam menyebabkan hinanya mereka dalam kehidupan dunia. Salah satu rahasia kejayaan umat Islam apabila mereka komitmen dengan Al-Qur&#8217;an dan menjadikannya pedoman hidup.</p>
<p align="justify"><strong>III. PENYIKAPAN TERHADAP AHLI AGAMA (KULTUS)</strong><br />
Allah Taala berfirman, <em>&#8220;Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.&#8221; (At-Taubah: 31)</em></p>
<p align="justify">Inilah sikap Yahudi dan Nasrani terhadap ahli agama mereka. Dan ternyata banyak dari umat Islam yang mengkultuskan ulama dan kyai dan menempatkan mereka pada posisi Tuhan yang suci dan tidak pernah salah.</p>
<p align="justify">Terkait dengan surat At-Taubah 31, diriwayatkan dalam beberapa hadits diantaranya oleh Ahmad, At-Tirmidzi dan At-Tabrani bahwa Adi bin Hatim yang baru masuk Islam datang kepada Rasulullah saw. yang masih memakai kalung salib dan Rasulullah saw. memerintahkan untuk melepaskannya. Kemudian Rasul saw. membacakan ayat tadi. Adi menyanggahnya, &#8220;Wahai Rasulullah kami tidak menyembahnya&#8221;. Tetapi Rasulullah saw menjawabnya, &#8220;Bukankah mereka mengharamkan yang dihalalkan Allah dan menghalalkan yang diharamkan Allah?&#8221; Betul&#8221;, kata Adi. Rasul saw. meneruskan, &#8220;Itulah ibadah mereka&#8221;.</p>
<p align="justify">Demikianlah pendapat mayoritas ulama jika sudah menghalalkan apa yang diharamkan Allah dan mengharamkan apa yang dihalalkan Allah dan mentaatinya maka itulah bentuk penyembahan terhadap ahli agama. Dan ini pula yang banyak menimpa umat Islam, mereka mentaati secar buta apa yang dikatakan ulama atau kyai padahal bertentangan dengan Al-Qur&#8217;an dan Hadits.</p>
<p align="justify"><strong>IV. PENYIKAPAN TERHADAP DUNIA (RAKUS)</strong><br />
Penyakit utama Yahudi adalah sangat rakus terhadap dunia, baik harta, kekuasaan maupun wanita sebagaimana direkam dalam Al-Qur&#8217;an, Allah Taala berfirman, <em>&#8220;Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan&#8221;. (Al-Baqarah 96)</em></p>
<p align="justify">Penyakit ini pula yang menimpa sebagian besar umat Islam sebagaimana disebutkan dalam hadits wahn. Perlombaan sebagian umat Islam terhadap dunia telah membuat mereka buta dan tuli sehingga menghalalkan segala cara. Inilah fenomena yang terjadi di Indonesia dan sebagian negeri muslim lainnya. Mayoritas penduduknya muslim tetapi menjadi negera terkorup di dunia, paling banyak hutangnya, paling jorok, paling rusak dll. Sungguh sangat jauh antara Islam dan realitas umat Islam.</p>
<p align="justify">Di antara dorongan dunia yang paling kuat daya tariknya adalah syahwat wanita. Dan inilah yang sedang menimpa kita. Fenomena seks bebas, pornografi merupakan santapan harian bagi sebagian umat Islam. Dan realitas ini sangat cerdas dimanfaatkan oleh broker seks bebas. Manusia yang sedang rakus dan lahap terhadap syahwat mendapatkan makanan dan pemandangan yang sangat cocok bagi mereka. Lebih ironis lagi orang-orang yang rusak itu dianggap paling berjasa oleh sebagian kyai dan ulama, karena dapat menghibur manusia Indonesia yang lagi stress. Memang manusia Indonesia sedang terkena penyakit dan penyakit itu adalah penyakit hati dan syahwat. Dan mereka memuaskan rasa sakit itu, sebagaimana narkoba memuaskan orang yang sedang kecanduan narkoba itu.</p>
<p align="justify">Rasulullah saw. bersabda: Dari Abu Said Al-Khudri ra. Nabi saw. bersabda:<em> &#8221; Sesungguhnya dunia itu manis dan hijau, dan sesungguhnya Allah akan menguji kalian, maka Allah akan melihat bagaimana kamu memperlakukan dunia. Hati-hatilah terhadap dunia dan hati-hatilah terhadap wanita, karena fitnah yang pertama menimpa Bani Israil adalah pada wanita&#8221; (HR Muslim)</em></p>
<p align="justify"><strong>V. PENYIKAPAN TERHADAP AKHIRAT (MEREMEHKAN)</strong><br />
Allah SWT. berfirman: Artinya: <em>Dan mereka berkata: &#8220;Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja.&#8221; Katakanlah: &#8220;Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?&#8221;. (Bukan demikian), yang benar, barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya&#8221; (QS Al-Baqarah 80-81).</em></p>
<p align="justify">Inilah sikap mereka yaitu Yahudi terhadap akhirat, lebih khusus lagi terhadap neraka. Mereka meremehkan siksa api neraka. Dan ternyata penyakit ini juga banyak menimpa umat Islam. Sebagian umat Islam yang meremehkan siksa api neraka membuat mereka melalaikan kewajiban Islam, seperti menegakkan shalat, zakat, puasa, haji, menutup aurat dll. Pada saat yang sama mereka juga tidak takut berbuat dosa. Inilah fenomena potret umat Islam.</p>
<p align="justify">Umat Islam yang melakukan korupsi, suap, manipulasi, dan curang dalam kehidupan politik. Umat Islam yang bertransaksi dengan riba dalam kehidupan ekonomi. Umat Islam yang meramaikan tempat hiburan dan prostitusi dalam keremangan malam, bahkan siang sekalipun. Umat Islam yang memenuhi meja-meja judi disetiap pelosok kota dan negeri. Umat Islam yang banyak menjadi korban narkoba. Umat Islam dan sebagian kaum muslimat yang buka aurat bahkan telanjang ditonton masyarakat. Dan masih banyak lagi daftar kejahatan sebagain umat yang mengaku umat Islam. Dan itulah potret dan realitas umat Islam hari ini.</p>
<p>Dan ketikan umat Islam terus mengikuti pola hidup Yahudi dan Nashrani dan mengekor pada kepentingan mereka, maka akan berakibat sangat buruk yaitu murtad dan jatuh pada jurang kekafiran. Naudzubillahi min dzaalik. Semoga kita diselamatkan dari bahaya tersebut sebagaimana yang Allah ingatkan kepada kita semua: <em>&#8220;Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari orang-orang yang diberi Al Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman.&#8221; (Ali Imran: 100)</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/afriz4.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/afriz4.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afriz4.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afriz4.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afriz4.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afriz4.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afriz4.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afriz4.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afriz4.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afriz4.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afriz4.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afriz4.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afriz4.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afriz4.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afriz4.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afriz4.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afriz4.wordpress.com&amp;blog=3647357&amp;post=11&amp;subd=afriz4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afriz4.wordpress.com/2008/07/03/realita-umat-islam-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2509cfffd9eb119150c340ca7b86c5ef?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Miu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TUJUH PINTU NERAKA</title>
		<link>http://afriz4.wordpress.com/2008/05/24/tujuh-pintu-neraka/</link>
		<comments>http://afriz4.wordpress.com/2008/05/24/tujuh-pintu-neraka/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 06:32:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afriz4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afriz4.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Neraka mempunyai tujuh pintu, untuk masing-masing pintu di huni (sekelompok pendosa yang ditentukan)” (Qs al Hijr :44) Diriwayatkan dalam Anwar Nu&#8217;maniyah dan Biharul Anwar bahwa ketika Jibril turun membawa ayat di atas tadi, Nabi saww memintanya untuk menjelaskan kondisi neraka. Jibril menjawab: &#8220;Wahai Nabi Allah, sesungguhnya di dalam neraka ada tujuh pintu, jarak antara masing-masing [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afriz4.wordpress.com&amp;blog=3647357&amp;post=7&amp;subd=afriz4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Neraka mempunyai tujuh pintu, untuk masing-masing pintu di huni (sekelompok pendosa yang ditentukan)” (Qs al Hijr :44)</p>
<p>Diriwayatkan dalam Anwar Nu&#8217;maniyah dan Biharul Anwar bahwa ketika Jibril turun membawa ayat di atas tadi, Nabi saww memintanya untuk menjelaskan kondisi neraka. Jibril menjawab: <strong>&#8220;Wahai Nabi Allah, sesungguhnya di dalam neraka ada tujuh pintu, jarak antara masing-masing pintu sejauh tujuh puluh tahun, dan setiap pintu lebih panas dari pintu yang lain, </strong>nama-nama pintu tersebut adalah:</p>
<p><strong>1. Hawiyah (arti harfiahnya: jurang), pintu ini untuk kaum munafik dan kafir.</p>
<p>2. Jahim, pintu ini untuk kaum musyrik yang menyekutukan Allah.</p>
<p>3. Pintu ketiga untuk kaum sabian (penyembah api).</p>
<p>4. Lazza, pintu ini untuk setan dan para pengikutnya serta para penyembah api.</p>
<p>5. Huthamah (menghancurkan hingga berkeping-keping), pintu ini untuk kaum Yahudi.</p>
<p>6. Sa&#8217;ir (arti harfiahnya: api yang menyala-nyala), pintu ini untuk kaum kafir.</strong></p>
<p>Tatkala sampai pada penjelasan pintu yang ketujuh, Jibril terdiam. Nabi saww maminta Ia untuk menjelaskan pintu yang <strong>ketujuh</strong>, Jibril pun menjawab: <strong>&#8220;Pintu ini untuk umatmu yang angkuh&#8221;; yang mati tanpa menyesali dosa-dosa mereka</strong>.</p>
<p>Lalu, Nabi saww mengangkat kepalanya dan begitu sedih, sampai beliau pingsan. Ketika siuman beliau berkata: “Wahai jibril, sesunggguhnya engkau telah menyebabkan kesusahanku dua kali lipat. Akankah umatku masuk Neraka?&#8221;</p>
<p>Kemudian Nabi saww mulai menangis. Setelah kejadian itu, beliau tidak berbicara dengan siapapun selama beberapa hari, dan ketika sholat beliau menangis dengan tangisan yang sangat memilukan. Karena tangisannya ini, semua sahabat ikut menangis, kemudian mereka bertanya: “Mengapa beliau begitu berduka?” Namun beliau tidak menjawab.</p>
<p>Saat itu, Imam Ali as sedang pergi melaksanakan satu misi, maka para sahabat pergi mengahadap sang wanita cahaya penghulu wanita syurga, Sayyidah Fathimah as, mereka mendatangi rumah suci beliau, dan pada saat itu Sayyidah Fatimah as sedang mengasah gerinda sambil membaca ayat “Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal” (al-A&#8217;la:17). Para sahabat pun menceritakan keadaan ayahnya (Rasulullah saww). Setelah mendengar semua itu, Sayyidah Fatimah as bangkit lalu mengenakan jubahnya (cadur) yang memiliki dua belas tambalan yang dijahit dengan daun pohon korma. Salman al-Farisi yang hadir bersama orang-orang ini terusik hatinya setelah melihat jubah Sayyidah Fathimah as, lalu berkata: &#8221; Aduhai! Sementara putri-putri kaisar dan kisra (penguasa Persia kuno) duduk di atas singgasana emas, putri Nabi ini tidak mempunyai pakaian yang layak untuk dipakai”.</p>
<p>Ketika Sayyidah Fathimah as sampai di hadapan sang ayah, Ia melihat keadaannya yang menyedihkan dan juga keadaan para sahabatnya, kemudian ia berkata: &#8220;Wahai Ayahanda, Salman terkejut setelah melihat jubahku yang sudah penuh dengan robekan, aku bersumpah, demi tuhan yang telah memilihmu menjadi Nabi, sejak lima tahun lalu kami hanya memiliki satu helai pakaian di rumah kami, pada waktu siang kami memberi makan unta-unta dan pada waktu malam kami beristirahat, anak-anak kami tidur beralaskan kulit dengan daun-daun kering pohon kurma. Nabi berpaling ke arah Salman dan berkata &#8220;Apakah engkau memperhatikan dan mengambil pelajaran?”</p>
<p>Sayyidah Fathimah az-Zahra melihat -karena tangisan yang tidak terhenti- wajah Nabi menjadi pucat dan pipinya menjadi cekung. Sebagaimana yang di ceritakan oleh Kasyfi, bahwa bumi tempat beliau duduk telah menjadi basah dengan air mata. Sayyidah Fathimah as berkata kepada ayahnya, semoga hidupku menjadi tebusanmu, “Mengapa Ayahanda menangis?” Nabi saww menjawab, &#8220;Ya Fathimah, mengapa aku tidak boleh menangis?, karena sesungguhnya Jibril telah menyampaikan kepadaku sebuah ayat yang menggambarkan kondisi neraka. Neraka mempunyai tujuh pintu, dan pintu-pintu itu mempunyai tujuh puluh ribu celah api. Pada setiap celah ada tujuh puluh ribu peti mati dari api, dan setiap peti berisi tujuh puluh ribu jenis azab”.</p>
<p>Ketika Sayyidah Fathimah mendengar semua ini, beliau berseru, &#8220;Sesungguhnya orang yang dimasukkan kedalam api ini pasti menemui ajal&#8221;. Setelah mengatakan ini beliau pingsan. Ketika siuman, beliau as berkata, &#8220;Wahai yang terbaik dari segala mahluk, siapakah yang patut mendapat azab yang seperti itu?” Nabi saww menjawab, &#8220;Umatku yang mengikuti hawa nafsunya dan tidak memelihara sholat, dan azab ini tidak seberapa bila dibandingkan dengan azab-azab yang lainya.</p>
<p>Setelah mendengar ucapan ini setiap sahabat Nabi saww menangis dan meratap, &#8220;Derita perjalanan alam akhirat sangat jauh, sedangkan perbekalan sangat sedikit&#8221;. Sementara sebagian lagi menangis dan meratap, &#8220;Aduhai seandainya ibuku tidak melahirkanku, maka aku tidak akan mendengar tentang azab ini&#8221;, Ammar bin Yasir berkata, &#8220;Andaikan aku seekor burung, tentu aku tidak akan ditahan (di hari kiamat) untuk di hisab”. Bilal yang tidak hadir di sana datang kepada Salman dan bertanya sebab-sebab duka cita itu, Salman menjawab, &#8220;Celakalah engkau dan aku, sesungguhnya kita akan mendapat pakaian dari api, sebagai pengganti dari pakaian katun ini dan kita akan diberi makan dengan zaqqum (pohon beracun di Neraka). Masihkah kita memandang remeh ancaman siksa neraka? Atau biarkan diri kita lalai dan sibuk dengan kesenangan dunia yang sementara ini? [islamalternatif.com]</p>
<p>Oleh: Ahmad Fahmi Al-Jufri</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/afriz4.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/afriz4.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afriz4.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afriz4.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afriz4.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afriz4.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afriz4.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afriz4.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afriz4.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afriz4.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afriz4.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afriz4.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afriz4.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afriz4.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afriz4.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afriz4.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afriz4.wordpress.com&amp;blog=3647357&amp;post=7&amp;subd=afriz4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afriz4.wordpress.com/2008/05/24/tujuh-pintu-neraka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2509cfffd9eb119150c340ca7b86c5ef?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Miu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar untuk Belajar</title>
		<link>http://afriz4.wordpress.com/2008/05/05/belajar-untuk-belajar/</link>
		<comments>http://afriz4.wordpress.com/2008/05/05/belajar-untuk-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 02:56:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afriz4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afriz4.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Hakikatnya hidup ini merupakan rangkaian proses belajar dan menempa diri agar menjadi lebih baik senantiasa. Sungguh, begitu banyak hal dapat disarikan dari perjalanan detik demi detik kehidupan kita. Hal-hal yang kita rasakan, kita lihat, kita dengar, kita keluarkan melalui lisan, semuanya bisa menjadi sesuatu yang sarat makna dan dapat memperkaya khazanah pengalaman kita untuk selanjutnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afriz4.wordpress.com&amp;blog=3647357&amp;post=6&amp;subd=afriz4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="subjudul"><span>Hakikatnya hidup ini merupakan rangkaian proses belajar dan menempa diri agar menjadi lebih baik senantiasa. Sungguh, begitu banyak hal dapat disarikan dari perjalanan detik demi detik kehidupan kita. Hal-hal yang kita rasakan, kita lihat, kita dengar, kita keluarkan melalui lisan, semuanya bisa menjadi sesuatu yang sarat makna dan dapat memperkaya khazanah pengalaman kita untuk selanjutnya dijadikan modal bagi proses perbaikan diri, jika kita mau tentunya.</span></p>
<p class="nomor"><span>Little things mean a lot, ya, banyak hal kecil yang sesungguhnya memiliki makna yang begitu besar, jika saja kita mau sedikit lebih memperhatikan, sedikit melihat lebih ke dalam, dan sedikit saja berpikir. Ketika kita hanya memandang sesuatu dengan cara biasa, semuanya akan tampak biasa-biasa saja, tidak ada yang istimewa, seakan memang demikianlah seharusnya.</span></p>
<p class="nomor"><span>Ketika peristiwa-peristiwa yang kita temui atau kita jalani hanya lewat begitu saja, maka ia hanya akan menjadi masa lalu hampa nilai yang tidak dapat memberikan pengaruh apa-apa. Padahal jika kita mau sedikit saja menggali lebih dalam, mungkin tidak sedikit bekas-bekas berharga yang tertinggal di sana. Sebagaimana halnya mutiara, sebelum ada yang mengeluarkannya dari cangkang sang kerang, tidak ada yang dapat merasakan pancaran keindahannya.</span></p>
<p class="nomor"><span>Menjadi pembelajar sejati, hal yang cukup sulit dilakukan saya rasa. Bagi saya, seorang pembelajar sejati akan selalu mencoba mencari celah pembelajaran dari setiap kejadian yang dialaminya maupun kejadian yang dialami oleh orang lain. Sungguh saya ingin menjadi orang seperti itu: yang senantiasa dapat memaknai hidup dari sudut pandang positif, yang mampu melihat nilai-nilai yang belum tersingkap, serta mampu memunculkan keberhargaan walaupun begitu tersembunyi adanya. Siapa yang tahu di dalam cangkang kerang yang gelap tersimpan mutiara yang begitu indah jika tidak ada yang mencoba menyelam ke dasar lautan dan mendapatkannya. Ya, mutiara itu akan tetap ada, terlepas dari apakah ada yang berusaha membuka cangkang kerang tempatnya bersemayam atau tidak.</span></p>
<p class="nomor"><span>Belajar, belajar, dan belajar, menunjukkan bahwa manusia benar-benar makhluk yang memiliki banyak kelemahan dalam dirinya. Belajar, bagi saya merupakan bagian dari proses menyaya (diambil dari istilah seseorang dalam sebuah tulisan *meng-aku), menjadi saya, saya yang benar-benar saya, saya yang benar-benar dapat memberikan banyak manfaat bagi orang lain, semoga. Dan proses ini belum akan berhenti sampai ajal menjelang, dan maut datang menjemput. Saat itulah saya baru dapat menunjukkan dan mengatakan &#8220;Inilah saya, saya seutuhnya, saya yang sesungguhnya&#8221;.</span></p>
<p class="nomor"><span><a href="mailto:ftz12@yahoo.com">ftz12@yahoo.com</a> </span><span> </span><span style="color:navy;">eramuslim.com</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/afriz4.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/afriz4.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afriz4.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afriz4.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afriz4.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afriz4.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afriz4.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afriz4.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afriz4.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afriz4.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afriz4.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afriz4.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afriz4.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afriz4.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afriz4.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afriz4.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afriz4.wordpress.com&amp;blog=3647357&amp;post=6&amp;subd=afriz4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afriz4.wordpress.com/2008/05/05/belajar-untuk-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2509cfffd9eb119150c340ca7b86c5ef?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Miu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hallo Cinta!</title>
		<link>http://afriz4.wordpress.com/2008/05/05/hallo-cinta/</link>
		<comments>http://afriz4.wordpress.com/2008/05/05/hallo-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 02:40:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afriz4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[HAllo Cinta!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afriz4.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[&#8216;Cinta&#8217;&#8230; Seringkali ketika kata ini disebut, jiwa manusia pun bergetar, terbuai oleh perasaan deg-deg-an&#8230; seakan tersiram oleh keindahan cinta yang berbaur dengan keharuman minyak Yasmine. Orang yang dimabuk cinta seakan tak puas bila tak bermandikan air hujan kemesraan, disiram oleh tangan kasih sayang. Dan ia pun seakan terbang nun jauh diatas sana, menerobos awan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afriz4.wordpress.com&amp;blog=3647357&amp;post=4&amp;subd=afriz4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="subjudul"><span>&#8216;Cinta&#8217;&#8230; Seringkali ketika kata ini disebut, jiwa manusia pun bergetar, terbuai oleh perasaan deg-deg-an&#8230; <span class="GramE">seakan</span> tersiram oleh keindahan cinta yang berbaur dengan keharuman minyak Yasmine. Orang yang dimabuk cinta seakan tak puas bila tak bermandikan air hujan kemesraan, disiram oleh tangan kasih sayang. Dan ia pun seakan terbang nun jauh diatas sana, menerobos awan yang tenang, melambai gemulai, indah dan bersiramkan wangian misik. Benar tidaknya&#8230; anda sendiri yang tahu&#8230;</span></p>
<p class="nomor"><span>Cinta memang sesuatu yang belum bisa saya mengerti, datang dengan tiba-tiba tanpa bersuara dan perginya pun secepat kilat tanpa kita ketahui&#8230; lenyap tanpa bekas, bahkan seringkali terganti dengan lawan dari cinta itu sendiri&#8230; yaitu benci.</span></p>
<p class="nomor"><span>Tapi muncul satu kekhawatiran yang sering dialami adalah jangan2 cinta itu hanyalah sekedar kedok dari &#8220;sesuatu&#8221; yang lain, sesuatu yang lebih laten dibandingkan dengan cinta itu sendiri.</span></p>
<p class="nomor"><span>Kalau sekedar untuk berdeklamasi, saya tentu akan menjawab dengan lantang, bahwa cintaku untuk Allah, untuk Rasulullah, para sahabat, orang tua, teman, dan seterusnya&#8230;dan seterusnya&#8230; demikian pula slogan-slogan yang ditempel atau dalam iklan misalnya&#8230; tidak mustahil bahwa semua ucapan, atau tingkah laku itu hanyalah kepalsuan belaka&#8230; ??!</span></p>
<p class="nomor"><span>Tetapi itu hanyalah sekedar slogan saja, yang untuk bisa membuktikannya perlu diuji lagi. Ibaratkan sebuah pedang&#8230; ia tidak langsung menjadi sebuah pedang yang tajam tanpa sebelumnya melalui sebuah proses yang tidak ringan. Sebuah proses dari sepotong besi biasa yang kemudian menjadi sebuah pedang yang bagus.</span></p>
<p class="nomor"><span>Tidak jarang untuk bisa merasakan cinta pada yang <span class="GramE">lain</span> maka penyandaran dan berkedok dengan cinta pada Allah sering terlazimi. Tidak jarang dibalik kedok itu adalah karena lebih mencintai diri sendiri&#8230; mencintai ego yang ada.</span></p>
<p class="nomor"><span>Demi cinta kepada Allah&#8230; maka saya melakukan perintahnya&#8230;menjauhi larangannya&#8230; berusaha mengikuti Sunnah Rasul-Nya&#8230; berusaha dekat dan mengikuti kekasih2-Nya&#8230; dll. Tetapi ternyata itu hanyalah sebuah kedok bahwa saya jauh lebih besar mencintai diri sendiri.</span></p>
<p class="nomor"><span>Karena ego ini masih lebih mengutamakan nikmatnya materi, nikmatnya pujian, nikmatnya penghargaan, nikmatnya kehormatan, nikmatnya harga diri, nikmatnya pahala, nikmatnya berkelompok apalagi yang merasa paling benar, bahkan terobsesi dengan nikmatnya surga yang dijanjikan&#8230; dan disamping ego tersebut masih belum bisa menerima kepahitan-kepahitan. Baik itu jasmani maupun rohani. Saya masih melayang diantara hitam-putih, panas-dingin, baik-buruk, benar-salah, senang-susah, pujian-makian. Sesuatu yang sangat relatif tetapi punya tendensi ke arah tertentu.</span></p>
<p class="nomor"><span>Sampai suatu saat saya men-scan kembali perasaan saya mengenai cinta&#8230; ketika secara nggak sengaja saya dengar pembicaraan orang yang kira-kira begini: &#8220;Cinta akan lebih bisa terpahami jika tidak bersandar dengan &#8220;karena&#8221; tapi bersandar dengan &#8220;walaupun&#8221;.</span></p>
<p class="nomor"><span>Anda nggak faham yach&#8230;? samma</span></p>
<p class="nomor"><span>Mau pake rumus&#8230;?,</span></p>
<p class="nomor"><span>Misalkan&#8230; Selama ini dengan kedok cinta, saya mencintai A &#8220;KARENA&#8221; c<span class="GramE">,d,e,f,g</span>… (<span class="GramE">sesuatu</span> yang sangat logis). Tapi masalahnya sekarang, kalau c,d,e,f,g-nya berkurang tidak mustahil cinta saya pada A bukan sekedar tereduksi lagi, akan tetapi mungkin akan habis dan tinggal kedoknya saja, karena ego saya yang menginginkan c,d,e,f,g-nya bukan karena A-nya itu.</span></p>
<p class="nomor"><span>Tetapi sebaliknya&#8230; Dengan berkedok cinta, saya mencintai A &#8220;WALAUPUN&#8221; v<span class="GramE">,w,x,y,z</span> dst ..(<span class="GramE">mungkin</span> terkadang nggak masuk akal). Akan tetapi, meskipun ada faktor v<span class="GramE">,w,x,y,z</span> dst&#8230; tapi disini kita harapkan mudah2an cintanya semakin menyala dan kedoknya semakin menghilang.</span></p>
<p class="nomor"><span>Saya hanya sedikit teringat, suatu kisah seorang sufi yang mengatakan bahwa beliau &#8216;mimpi seakan-akan berada di hadapan Allah&#8217; kemudian Allah berkata:</span></p>
<p class="nomor"><span>(<span class="GramE">dalam</span> bahasa yang lebih sederhana) &#8230;&#8230;..</span></p>
<p class="nomor"><span>Ketika AKU baru menciptakan manusia, mereka semua mengaku cinta kepada-KU.</span></p>
<p class="nomor"><span>Kemudian KU-ciptakan dunia, sebagian besar berpaling ke dunia lari meninggalkan-KU, hanya sedikit yang tetap mencintai-KU</span></p>
<p class="nomor"><span>Kemudian KU-ciptakan Surga, sebagian besar dari yang sedikit itu berpaling padanya, dan tinggal sedikit dari yang sedikit tetap mencintai-KU</span></p>
<p class="nomor"><span>Kemudian KU-ciptakan Neraka, sebagian besar dari yang sedikit dari yang sedikit tadi lari meninggalkan-KU karena takut padanya, maka tinggallah sedikit dari yang sedikit dari yang sedikit tetap cintanya kepada-KU.</span></p>
<p class="nomor"><span>Pada yang sedikit dari yang sedikit dari yang sedikit itu KU-timpakan ujian, Sebagian besar dari yang sedikit dari yang sedikit dari yang sedikit itu tidak tahan dan mengeluh, hingga hanya tinggallah sedikit dari yang sedikit dari yang sedikit dari yang sedikit tadi masih tetap cintanya kepada-KU.</span></p>
<p class="nomor"><span>Kepada yang tersisa itu AKU katakan&#8230; &#8220;Kalian tidak menginginkan dunia, tidak mengharapkan surga, tidak lari dari neraka, dan tidak mengeluh dari ujian, lalu apa yang kalian inginkan&#8230;?&#8221;</span></p>
<p class="nomor"><span>&#8220;Engkau lebih mengetahui apa yang kami inginkan, jawab mereka.&#8221;</span></p>
<p class="nomor"><span>&#8220;AKU akan memberikan cobaan yang berat pada kalian, sebanyak napas kalian; bahkan gunung yang kokoh sekalipun tidak akan sanggup menanggungnya, apakah kalian akan tetap bersabar&#8230;?&#8221;</span></p>
<p class="nomor"><span>&#8220;Jika KAU yang menurunkan cobaan itu, kami siap menerimanya.&#8221;</span></p>
<p class="nomor"><span>Kata Allah&#8230; &#8220;Kalian adalah hamba-hamba-KU yang sejati. Kalian adalah pecinta-KU yang sidiq. Aku akan beri kalian dunia dan surga. Aku akan menyingkirkan segala bencana dari kalian.&#8221;</span></p>
<p class="nomor"><span>Mereka yang tersisa itu-lah hamba-KU.</span></p>
<p class="nomor"><span>&#8212;o0o&#8212;</span></p>
<p class="nomor"><span>Alhamdulillah&#8230; Allah Maha Pemurah, jika tidak karena ada cinta-Nya mustahil kita akan mampu bertahan dengan segala ujian dari-Nya.</span></p>
<p class="nomor"><span>&#8220;Saudaraku, jika kau mendoakan aku, doakanlah agar Allah menjadikan aku sebagai salah seorang kecintaan-Nya. Sebab, hanya karena cinta dan ridho-Nya lah maka kita bisa mencium bau syurga-Nya&#8221; (fathiyah) </span><span> </span><span style="color:navy;">kafemuslimah.com</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/afriz4.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/afriz4.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afriz4.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afriz4.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afriz4.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afriz4.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afriz4.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afriz4.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afriz4.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afriz4.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afriz4.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afriz4.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afriz4.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afriz4.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afriz4.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afriz4.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afriz4.wordpress.com&amp;blog=3647357&amp;post=4&amp;subd=afriz4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afriz4.wordpress.com/2008/05/05/hallo-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2509cfffd9eb119150c340ca7b86c5ef?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Miu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Assalamualikum wr.wb</title>
		<link>http://afriz4.wordpress.com/2008/05/05/hello-world/</link>
		<comments>http://afriz4.wordpress.com/2008/05/05/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 01:49:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afriz4</dc:creator>
				<category><![CDATA[miaow]]></category>
		<category><![CDATA[NgAlAm]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Waduh pertamakali bikin blog nih [itupun dibikinkan ] mohon bantuannya ya buat ngisi. wassalamualaikum<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afriz4.wordpress.com&amp;blog=3647357&amp;post=1&amp;subd=afriz4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waduh pertamakali bikin blog nih [itupun dibikinkan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ] mohon bantuannya ya buat ngisi.</p>
<p>wassalamualaikum</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/afriz4.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/afriz4.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afriz4.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afriz4.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afriz4.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afriz4.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afriz4.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afriz4.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afriz4.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afriz4.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afriz4.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afriz4.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afriz4.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afriz4.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afriz4.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afriz4.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afriz4.wordpress.com&amp;blog=3647357&amp;post=1&amp;subd=afriz4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afriz4.wordpress.com/2008/05/05/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2509cfffd9eb119150c340ca7b86c5ef?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Miu</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
